FINANCE

Review Stockbit: Pengalaman Investasi Saham di Stockbit

Di artikel ini, saya akan berbagi pengalaman investasi saham di Stockbit. Semenjak pandemi Covid-19, banyak hal baru yang ingin saya pelajari termasuk tentang investasi. Berawal dari sering menonton kanal YouTube ZAPFinance TV tentang finansial, pola pikir terhadap manajemen keuangan pun jadi lebih tercerahkan-calon emak-emak anti boros, mas.

Kanal YouTube ZAPFinance TV menyajikan berbagai tips dan trik dalam mengelola keuangan. Mulai dari cara menabung yang baik, cara mempersiapkan keuangan untuk kehidupan di masa mendatang, hingga cara berinvestasi. Saat itu, saya pikir investasi itu ribet dan susah. Eh, pas sudah dipelajari ternyataa.. ya emang ga semudah itu si, hehe.

Baca juga: The Quarter-Life Crisis is Real

Investasi adalah salah satu cara pintar dalam menabung, karena uang yang kita simpan akan bertumbuh tidak hanya stagnan di nominal yang sama. Namun, dalam berinvestasi kita juga dituntut untuk memahami skema pergerakan pasar ekonomi. Agar dapat memahami dengan benar perusahaan mana kah yang bagus untuk ditanam, dari segi profit dan hal lainnya.

Sebenarnya investasi banyak jenisnya, ada investasi saham, obligasi, pasar uang, dan juga reksadana. Saya memilih reksadana saat pertama kali berinvestasi, karena profil resikonya yang lebih rendah ketimbang saham. Namun, seiring berjalannya waktu saya ingin terus berkembang. Pun mulai mempelajari tentang investasi saham, mulai dari artikel-artikel terpercaya, youtube, dan orang-orang berpengalaman di sekitar.

Kenapa pilih investasi saham di stockbit?

investasi saham di stockbit
Foto: yooreka.id

Bermodalkan ilmu dari internet dan modal investasi yang tidak banyak, saya beranikan diri untuk membuka portfolio saham sendiri. Saya memilih Stockbit sebagai aplikasi tempat saya berinvestasi saham. Stockbit adalah salah satu aplikasi sekuritas, yang sudah berada di bawah pengawasan OJK. Stockbit bertugas sebagai aplikasi yang mempertemukan para investor dan trader, dengan perusahaan-perusahaan yang terdaftar di bursa efek.

Baca juga: Selamat Datang di ‘New Normal’

Tidak hanya Stockbit, ada beberapa aplikasi sekuritas lainnya yang tidak kalah bagus seperti IPOT, Ajaib, dll. Lalu, kenapa pilih Stockbit? Bukan alasan yang ilmiah si, dan bukan berdasarkan pertimbangan layanan aplikasi. Melainkan karena persyaratan daftar di IPOT saat itu lebih sulit dan lama dibanding Stockbit. Ya walaupun di Stockbit juga tergolong lama, memakan waktu registrasi hampir dua bulan.

Lho, kalo ga mau lama kenapa ga milih Ajaib aja? Sudah gan, sudah pernah daftar di Ajaib tapi entah kenapa aplikasinya tidak berjalan dengan baik di handphone saya. Jadi, pilih Stockbit deh. Tampilan aplikasi Stockbit juga lebih enak dilihat, dan lebih mudah dipahami untuk anak kemarin sore seperti saya.

Kelebihan Stockbit dibanding aplikasi sekuritas lainnya

1. Forum diskusi antar investor

investasi saham di stockbit

Salah satu yang paling diunggulkan dari Stockbit yaitu, tersedianya komunitas antar investor di aplikasi. Stockbit juga memberikan informasi seputar news, reports, predictions, polling, charts, dan insiders. Menurut saya forum ini sangat penting, karena kita bisa saling berbagi informasi, dan mengetahui perkembangan saham secara realtime. Apalagi untuk pemula seperti saya, fitur ini sangat mantap betul.

Selain itu, di komunitas ini tersedia layanan follow-unfollow akun. Nah, kalau kamu sudah punya panutan investor, kamu bisa mem-follow akunnya agar tidak ketinggalan info dari sang suhu.

2. Desain aplikasi Stockbit yang User friendly

investasi saham di stockbit

Kelebihan lainnya dalam segi desain yang sederhana namun sangat komunikatif, membuat tampilan Stockbit mudah dipahami. Mulai dari 1) Watchlist; tampilan grafik saham, 2) Stream; forum diskusi antar investor, 3) Search; tampilan informasi pergerakan saham, 4) Chat; media komunikasi antar investor, 5) Portfolio; tampilan portfolio transaksi saham kamu.

Baca juga: Nadin Amizah di Podcast Deddy Corbuzier

Kesimpulannya, Stockbit memiliki desain fitur yang cukup lengkap, mudah dipahami investor pemula, dan memudahkan investor bertransaksi maupun berkomunikasi.

3. Stock Selection

Stock selection adalah fitur untuk menyeleksi saham berdasarkan kriteria tertentu. Stockbit menyajikan fitur ini dengan banyak pilihan, mulai dari kriteria umum hingga sesuai dengan kriteria yang kamu inginkan. Pengguna bisa menseleksi pilihan saham lebih efektif dengan bantuan fitur ini.

Membangun portfolio investasi saham di Stockbit

Sama halnya seperti bisnis. Dalam pengalaman saya berinvestasi saham, jujur tidak selalu manis seperti yang diceritakan para suhu dan dikisahkan di buku-buku. Saya pernah cutloss banyak, apalagi investasi di saat ekonomi tidak stabil di era pandemi Covid-19 saat ini. Rasanya seperti naik roller coaster, degdegan-nya naik turun. Hari ini grafik saham naik, tiba-tiba besoknya sudah ambles.

Disclaimer: saya hanya investasi di saham yang fundamentalnya syariah ya gaes, cmiiiw.

Kalau investasi dianalogikan seperti cinta, maka akan keluar kalimat; “Berani jatuh cinta, berani patah hati. Kalau bahasa orang kerennya; “High risk, high gain”. Ya, namanya juga proses belajar, jadi ga langsung pintar ya kan?

investasi saham di stockbit

Gambar di atas adalah screenshot portfolio saham terakhir saya di Stockbit, yang sudah saya withdraw beberapa karena angin badai IHSG akhir-akhir ini. Lho, katanya investasi buat jangka panjang kok sudah ditarik lagi aja investasinya?

Baca juga: Stereotip Profesi Guru di Indonesia

Mempertimbangkan situasi dan berbagai faktor, IHSG diprediksi masih akan terus melemah sampai sesi ke-2. Maka dari itu, lebih baik mengamankan tabungan dengan rugi yang sedikit dari pada rugi lebih banyak nantinya.

Oh ya, buat yang belum tahu, IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) adalah nilai rerata dari grafik harga saham yang terdaftar di bursa saham. Nah, belakangan ini IHSG sedang melemah karena beberapa faktor global dan domestik. Jadi, hal tersebut memicu penurunan grafik harga saham-saham yang ikut anjlok.

Selama saya belajar investasi, tidak hanya sekedar investasi yang didapat. Secara tidak langsung, saya belajar tentang manajemen keuangan, ekonomi makro, kebijakan negara, hubungan internasional, dan semua itu pastinya didapatkan dari update berita harian. Gilee, ga hanya dapat cuan tapi juga dapat ilmu ekonomi sebanyak ini ternyata.

Baca juga: 5 Tempat Wisata Indah di Indonesia Selain Bali

Oh ya, saya cuma mau kasih tau buat yang ingin mulai tapi masih ragu. Pendaftaran akun sekuritas di Stockbit, IPOT, dan Ajaib itu tanpa minimal deposit, lho. Hal lainnya, pembuatan Rekening Dana Nasabah (RDN) di ketiga aplikasi tersebut juga 100% GRATIS!-siapa nih yang demen gratisan kaya saya? Haha.

Jadi, buat yang masih takut dan bingung memilih saham yang fundamentalnya bagus untuk investasi jangka panjang. Kalian bisa terlebih dahulu daftar akun sekuritas di salah satu aplikasi tersebut, sambil update tentang perkembangan saham dan ekonomi. Kalau dirasa sudah siap ilmu dan siap mental, tinggal TP deh.

 18,061 total views,  1 views today

3 comments

  1. I think everything posted made a bunch of sense. However, what about this? suppose you added a little information? I mean, I don’t wish to tell you how to run your blog, but what if you added a post title that makes people want more? I mean BLOG_TITLE is kinda vanilla. You could look at Yahoo’s home page and watch how they create post headlines to get people interested. You might add a video or a related pic or two to grab people excited about what you’ve written. In my opinion, it might bring your blog a little livelier.|

Leave a Reply

Your email address will not be published.